Searching...

Popular Posts

Monday, 31 August 2015

Gitarku.. Ceritaku... Chapter 74

05:48

Kami duduk2 di teras, kami ngobrol2 ringan seputar musik, dan juga kami banyak cerita tentang keindahan alam indonesia.. irene dan juga 3 kru yg serius mendengarkan nadia bercerita tentang indonesia terlihat kagum dan berencana ke indonesia pas liburan musim panas mendatang..

Dan sekitar 2 jam kemudian rombongan elvon cs udah datang, mereka meluk gw satu persatu sambil Ngucapin ikut bersedih, setelah itu kami nerusin ngobrol Kami di teras kamar rumah sakit, mereka bercerita kalau biasanya setelah pertunjukan mereka keluar ke bar untuk bersenang2, tapi khusus malam ini mereka datang nemeni kami di rumah sakit, gw saat itu cuma bisa kagum sama mereka, gw seneng mereka ikut perhatian sama kita..


Elvon juga menjelaskan kalau dia punya rumah di daerah weggis * deket dengan luzern apartement kami *
Jadi selama pemulihan, gw dan via di minta tinggal di sana duku, mengingat weggis merupakan salah satu daerah yg rendah tingkat polusinya..

Gw cuma angguk2 kepala mendengar penjelasan elvon, sungguh baik banget respon mereka ke kami.. dan di sisi lain gw juga mikir gw harus bisa nerusin konser, gw sungkan sama mereka yg udah baik bgt sama kami..

Sekitar 2 jam kemudian mereka pamit mau balik istirahat di hotel, semua ikut kecuali nadia..
kami antar mereka pulang dan gw sama nadia naik lagi ke lantai 2..

........


"leo tunggu dulu, ada yg aneh" kata nadia tiba2

"apaan nad?" jawab gw bingung.

"lo tadi nulis ada bunyi tiitttt tiitttt lalu kita lari ke via, tapi kok di part ini ga di terusin sih?? Gw sama temen2 tadi udah siap2 lari nih nungguin lo lanjutin tulisan lo" tanya nadia

"oh tadi gw kehabisan akal buat ngasih kentang nad, jadi iseng aja gw tulis gitu sapa tau berhasil" jawab gw.

"oh ok" 

Dan kamipun tertidur di kursi.

.......
..............




Pagi sekitar jam 7, kami di kejutkan suara dokter yg memeriksa kondisi via, gw langsung bangun dan mendekati dokter..

"udah lumayan baik, mudah2an hari ini dia bisa sadar" kata dokter.

"syukurlah dok, oh ya dok, misalkan kondisi pasien sudah membaik, apa boleh kami rawat jalan saja? Kami berencana mau tinggal di weggis" kata nadia.

"kita lihat dulu seberapa baik kondisi pasien, kami belum bisa memastikan sekarang" jawab dokter tadi.

"tolong nanti begitu pasien sadar, kalian segera menghubungi saya" kata dokter lagi sambil dia pamit.

Gw dan nadia diem.. gw lihat via udah mulai ga pucat, suhu badan dia juga mulai turun, tapi dia masih belum sadar..

"kasihan ya via" bisik nadia sambil membelai rambut gw.

"salah belai nad" jawab gw dan nadia membelai rambut via.

"kasihan dia ga bisa ngelanjutin konser" kata nadia lagi..

"masih 2 minggu lagi kan nad konser berikutnya?" tanya gw.

"iya, tapi via harus istirahat total minimal 6 bulan leo" kata nadia lagi.

"gw pengen lanjutin nad, gw sungkan sama mereka, biar lah gw sendiri yg nyanyi" jawab gw.

"kita omongin dulu sama mereka, mereka pasti tau kondisi kita kok, lo sabar aja" kata nadia lagi..

Gw diem..

"coba aja gw bisa nyanyi, gw yg bakal gantiin via" kata nadia.

"mending gw aja yg nyanyi daripada lo nad" jawab gw.

"iya sih, tapi kan kasian lo kalo sendirian, clingak clinguk" kata nadia.

"ato kenapa ga lo main bass aja nad? Biar gw ga terlalu susah ngisi gitar sendirian?" tanya gw.

"kita omongin dulu ajalah sama mereka" kata nadia lagi.

"mudah2an aja bisa ikut main nad, biar gw bisa nerusin kontrak" jawab gw.

Nadia diem..

"lo mandi sono, trus gantian kita sarapan" kata nadia.

"bareng yuk naddddd" goda gw.

"hayukkkkk" jawab nadia sambil narik gw ke kamar mandi.

Ahhh seperti itulah kami.. maaf via, hati gw tetep buat lo kok..

............
................

Sekitar jam 1 siang, via tersadar, di membuka mata dan senyum ke arah gw..
gw yg saat itu baca buku di deket dia langsung memegang tangan dia..

"gimana lo? Udah mendingan?" tanya gw.

"iya alhamdulilah" jawab via..

"sekarang yg lo rasain apa via?" tanya gw.

"lemes aja, nafas gw berat hehehe" jawab via sambil senyum kecil.

"jangan banyak gerak dulu, istirahat dulu via" kata gw.

"iya, eh lo sendirian?" tanya via.

"nadia balik ke hotel, lagi ngobrol sama EO, tar lagi juga kesini lagi kok" jawab gw.

Dan lalu gw jelasin kalo semalem temen2 banyak yg kesini.. dll

"oh 6 bulan ya" bisik via pelan, gw lihat ekspresi wajah dia nampak sedih.

"gapapa via, nadia mau bantuin gw main kok, dia sekarang lagi ngomongin masalah itu sama mereka" jawab gw.

"mudah2an bisa ya leo" kata via.

"amin.. lo tenang aja, duit honor tetep punya kita kok hehejehe" goda gw.

"bukan masalah duitnya leo.." kata via.

Iya sih gw yakin via sangat kecewa, gimanapun juga dia pasti pengen ikut main di sini..

"sabar via, makanya cepet sembuh, siapa tau lo bisa ikut main lagi ya." kata gw.

"iya leo doain aja" kata via.

Gw berdiri dan gw jalan ke ruangan dokter, gw bilang kalo via dah sadar, kamipun jalan ke kamar via dan dokter langsung memeriksa kondisi via

"hebat, kondisinya sangat bagus, cepet sekali badan dia pulih" kata dokter.

"jadi dok kami udah boleh pulang?" tanya via.

"belum, tunggu 1 hari lagi, kita lihat perkembangan kamu besok" jawab dokter.

"baik dok terima kasih" kata gw sambil ngantar dokter keluar.

Gw sedikit lega, via udah membaik.. dan mudah2an memang akan membaik seterusnya..

...............

Keesokan harinya, kami sudah di dalam perjalanan kembali ke kota luzern, kondisi via sudah stabil dan di perbolehkan pulang, kami naik kereta api dan turun di stasiun luzern, lalu kami naik mobil Rentalan yg terparkir di depan stasiun menuju apartemen kami..
kami beres2 barang kami, hari itu juga kami pindah ke rumah elvon yg kosong di daerah weggis..
sstelah semua barang siap, kami menuju pelabuhan di danau luzern dan naik fery ke weggis..
gw lihat via udah sehat, dia kembali ceria walau terkadang dia batuk2 ga jelas.. dia juga udah doyan makan.. gw lega dengan kondisi via saat itu..

Sekitar 45 menit perjalanan, kapal fery yg kami tumpangi tiba di daerah weggis, daerah yg boleh di bilang sangat indah dan lumayan ga se rame di luzern..
Rumah yg kami tinggali tepat berada di deket danau, bahkan halaman rumah kami langsung berbatasan dengan air danau.. * ilustrasi kota weggis ada di gambar bawah *

Kami masuk ke rumah yg boleh di bilang kecil, kami langsung menata barang2 kami, dan kami duduk2 di ruang tamu.. nadia terlihat mengeluarkan teh hangat untuk kita dari belakang..

"via, gw besok mau pulang dulu ke uk, kalian main masih 2 minggu lagi, jadi gw tinggal dulu, nanti 10 hari lagi gw kesini" kata nadia.

"iya nad gapapa, makasih banyak ya nad" kata via.

"lo cepet sembuh ya, gw kemarin dah ngomong sama EO, ok gw bisa bantu !eo main, tapi mudah2an lo cepet sembuh biar bisa ikut main" kata nadia memberi semangat .

"iya nad doain aja" kata via.

"gw yg grogi sekarang nih hehehe, gw kan belum pernah nyanyi di panggung" kata gw.

"suara lo ga jelek2 amat kok leo, pede aja lah" kata nadia.

Sementara via cuma senyum2 ngeledek ke gw

"apa lo ketawa2? Ini gw gadein harga diri gw nih" kata gw sambil nyium bibir via di depan nadia.

"ayolah ada kamar di sana, jangan gitu di depan gw, gw ga ada partner nih" goda nadia.

Kami tertawa ..

"btw kemarin timnas brasil basecamp nya di sekitar sini lo" kata nadia.

"oh ya? Kapan?" tanya gw.

"pas piala dunia german" jawab nadia.

"oh dah lama, 4 tahunan ya" kata gw.

"iya, tapi bekas basecamp mereka sampe sekarang masih rame di kunjungi" kata nadia lagi.

"ya gitu dah kalo dah terkenal, bekasnya aja rame di kunjungi" kata via.

"ada juga lo yg mau nawar tempat itu dengan harga yg tinggi" kata nadia lagi.

Ahh memang kalo udah fanatik, mau gimana juga mereka pasti mau lakuin.. gw juga misalnya miyabi lelang celana dalam dia gw mau kok beli..

"oh satu lagi, ini tiket kalian, tiket ini bisa di pake naik kereta api, bis, dan juga fery, tiket ini berlaku 3 bulan, jadi misal kalian besok2 mau ke luzern, kalian bisa naik fery dengan tiket ini" kata nadia sambil menyerahkan buku kecil mirip pasport yg ada foto kami.

"gratis nad?" tanya gw.

"iya gratis, itu udah di bayar selama 3 bulan" kata nadia.

"kereta ke italy juga gratis? Ke jerman? Austria? Tanah abang?" tanya gw.

"iya gratissss, asal naik kereta milik swiss ya, dan jangan lupa tiap keluar rumah kalian harus bawa pasport kalian" kata nadia.

"ok beres nad makasih ya" kata via.

Kamipun meneruskan ngobrol..
gw yg saat itu sedang dalam kondisi lelah secara ga sadar gw tertidur di kursi..
sementara nadia dan via masih mengobrol..


Keesokan harinya nadia pulang ke uk, kami antar dia ke stasiun !uzern, kemudian dia naik kereta ke zurich lalu terbang ke uk..
gw dan via sempat jalan2 sebentar di luzern sampai akhirnya gw sadar kalo via ga boleh ke capekan dan terkena polusi.. akhirnya gw dan via naik fery dan kembali ke weggis..

Di weggis, kami habiskan waktu kami untuk istirahat, sambil gw tetep latihan gitar dan juga nyanyi..
gw bersyukur masih bisa meneruskan kontrak, walo kenyataan via harus stop dulu dan di ganti nadia..
Tuhan memang punya rencana.. di tengah ujian yg Dia berikan, Dia juga memberi jalan keluar.. sungguh saat itu gw ngerasa bahwa Tuhan bener2 adil.. 

..........



"ga ada kentang?" tanya via.

"oh iya lupa" jawab gw.

.......
............



Kami duduk2 di teras rumah yg menghadap ke danau.. dan mata gw menangkap pergerakan yg aneh dari arah danau, air terlihat bergerak ga wajar..

"apa itu?" kata via.

"gw ga tau" jawab gw.

Mulai terlihat bayangan hitam bergerak begitu cepatnya kesana kemari laksana kilat..
Dengan mata ke tiga gw, bisa terlihat itu adalah naruto yg sedang bertarung melawan lochnes

"leo" kata via.

"ya?" jawab gw.

"ini kentangnya?" tanya via

"maaf via ga ada ide, ini anak gw rewel minta main battle cats di tab" jawab gw.

"oh .."





Bersambung..


Sumber

0 komentar:

Post a Comment